banner

The End of Sparrow? Review of “Pirates Of The Caribbean: Salazar’s Revenge”

Written by
mm

Trilogi film yang diangkat dari wahana Disneyland “Pirates Of The Caribbean” sukses menjadikan salah satu tema film bertema bajak laut yang sukses secara box office global. Dimulai dari “The Curse Of The Black Pearl” (2003), “Dead Man’s Chest” (2006), dan “At World’s End” (2007), membuat petualangan bajak laut dengan tokoh sentral Jack Sparrow ini menjadi salah satu film yang must watch pada zamannya. Merasa petualangan masih perlu dilanjutkan, padahal sebenarnya cerita sudah dikemas dalam trilogi yang sempurna, studio sepertinya tidak mau mematikan franchise film ini. kemudian dirilislah “On Strangers Tides” di tahun 2011 yang hanya menampilkan Jack Sparrow dan Barbossa saja. Hasilnya, cerita yang agak dipaksakan dan juga kritik negatif dari kritikus mancanegara. Well, bukan berarti tidak sukses secara finansial, dilanjutkanlah dengan judul “Salazar’s Revenge” (di perilisan Amerika berjudul “Dead Men Tell No Tales“). Dan kali ini, lewat petualangan baru Jack Sparrow, hadir kembali Will Turner sebagai kapten baru kapal Flying Dutchman. Exciting right?

Cerita bermula ketika Henry Turner, bertemu sang ayah, Will Turner (Orlando Bloom) di kapal Flying Dutchman. Henry bilang kalau semua kutukan di lautan bisa hilang dengan trisula Poseidon. Will bilang jika kutukan itu tidak bisa dihilangkan, dan semuanya hanyalah mitos jika kutukan itu hilang, maka Henry disuruh untuk melanjutkan hidup. 9 tahun kemudian setelah kejadian “On Strangers Tides“, Henry dewasa (Brainton Thwaites), menjadi salah satu kru kapal perang Inggris. Sampai suatu ketika kapal itu menuju ke Devil’s Triangle. Henry berusaha mengingatkan kalau tempat itu akan membuat bahaya seluruh kapal. Disangka memberikan mitos, Henry justru dikurung di bawah kapal. Lalu, muncullah kapten Salazar (Javier Bardem) yang berwujud hantu beserta kru hantunya, dan berpesan kepada Henry kalau dia mencari Jack Sparrow (Johnny Depp). Di satu sisi, ada wanita muda ahli astrologi bernama Carina Smyth (Kaya Scodelario) yang percaya adanya trisula Poseidon, lalu dia bertemu Henry dan ternyata juga bertemu Jack Sparrow beserta kru kapalnya. Lalu petualangan mereka dimulai.

Okay, here’s the review. Dijanjikan akan lebih seru, ya memang lebih seru dalam segi aksi dan cerita. Tapi apakah ada sesuatu yang baru? The answer is no. Sama seperti “On Strangers Tides” terlalu banyak pengulangan yang sebenarnya sudah ada di trilogi sebelumnya. Walaupun begitu, aksi dan special effects masih seru. Penampilan Johnny Depp, well ya begitulah, khas Jack Sparrow yang tidak berubah. Dan penampilan aktor dan aktris lainnya pun juga mendukung. Penampilan yang paling bagus adalah dari Javier Bardem sebagai kapten Salazar yang patut diacungi jempol. Twist di ending film ini pun membuat kita semua tersenyum lebar, setidaknya ada yang spesial di film ini. Walaupun ini (katanya) akhir dari petualangan Jack Sparrow dan rangkaian film “Pirates Of The Caribbean”, akan ada adegan tambahan di akhir film. Benar-benar berakhirpun, kita tidak akan tahu.

Trilogi film yang diangkat dari wahana Disneyland "Pirates Of The Caribbean" sukses menjadikan salah satu tema film bertema bajak laut yang sukses secara box office global. Dimulai dari "The Curse Of The Black Pearl" (2003), "Dead Man's Chest" (2006), dan "At World's End" (2007), membuat petualangan bajak laut dengan tokoh sentral Jack Sparrow ini menjadi salah satu film yang must watch pada zamannya. Merasa petualangan masih perlu dilanjutkan, padahal sebenarnya cerita sudah dikemas dalam trilogi yang sempurna, studio sepertinya tidak mau mematikan franchise film ini. kemudian dirilislah "On Strangers Tides" di tahun 2011 yang hanya menampilkan Jack Sparrow dan Barbossa saja. Hasilnya, cerita yang agak dipaksakan dan juga kritik negatif dari kritikus mancanegara. Well, bukan berarti tidak sukses secara finansial, dilanjutkanlah dengan judul "Salazar's Revenge" (di perilisan Amerika berjudul "Dead Men Tell No Tales"). Dan kali ini, lewat petualangan baru Jack Sparrow, hadir kembali Will Turner sebagai kapten baru kapal Flying Dutchman. Exciting right? Cerita bermula ketika Henry Turner, bertemu sang ayah, Will Turner (Orlando Bloom) di kapal Flying Dutchman. Henry bilang kalau semua kutukan di lautan bisa hilang dengan trisula Poseidon. Will bilang jika kutukan itu tidak bisa dihilangkan, dan semuanya hanyalah mitos jika kutukan itu hilang, maka Henry disuruh untuk melanjutkan hidup. 9 tahun kemudian setelah kejadian "On Strangers Tides", Henry dewasa (Brainton Thwaites), menjadi salah satu kru kapal perang Inggris. Sampai suatu ketika kapal itu menuju ke Devil's Triangle. Henry berusaha mengingatkan kalau tempat itu akan membuat bahaya seluruh kapal. Disangka memberikan mitos, Henry justru dikurung di bawah kapal. Lalu, muncullah kapten Salazar (Javier Bardem) yang berwujud hantu beserta kru hantunya, dan berpesan kepada Henry kalau dia mencari Jack Sparrow (Johnny Depp). Di satu sisi, ada wanita muda ahli astrologi bernama Carina Smyth (Kaya Scodelario) yang percaya adanya trisula Poseidon, lalu dia bertemu Henry dan ternyata juga bertemu Jack Sparrow beserta kru kapalnya. Lalu petualangan mereka dimulai. Okay, here's the review. Dijanjikan akan lebih seru, ya memang lebih seru dalam segi aksi dan cerita. Tapi apakah ada sesuatu yang baru? The answer is no. Sama seperti "On Strangers Tides" terlalu banyak pengulangan yang sebenarnya sudah ada di trilogi sebelumnya. Walaupun begitu, aksi dan special effects masih seru. Penampilan Johnny Depp, well ya begitulah, khas Jack Sparrow yang tidak berubah. Dan penampilan aktor dan aktris lainnya pun juga mendukung. Penampilan yang paling bagus adalah dari Javier Bardem sebagai kapten Salazar yang patut diacungi jempol. Twist di ending film ini pun membuat kita semua tersenyum lebar, setidaknya ada yang spesial di film ini. Walaupun ini (katanya) akhir dari petualangan Jack Sparrow dan rangkaian film "Pirates Of The Caribbean", akan ada adegan tambahan di akhir film. Benar-benar berakhirpun, kita tidak akan tahu.

Overview

Story
Cast
Productions

Score

Bukan menampilkan sesuatu yang baru, hanya saja masih menjadi popcorn movie dengan aksi yang seru dengan special effects yang memukau.

User Rating: Be the first one !
73
Article Categories:
Review International

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *