banner

Rectify : He still has to live his life (Season 3 Eps. 1 “Hoorah”)

Written by
mm

By Randi Rosli

Berakhirnya season 2 masih meninggalkan banyak pertanyaan dan fakta-fakta baru untuk penonton setia Rectify. Kini season 3 telah hadir dengan episode-episode yang lebih dalam dan menarik untuk diikuti. Banyak sekali yang bisa dibicarakan dalam series in, sebuah tontonan yang sangat pintar, ditulis dengan rapih dan indah dengan didukung ensambel aktor-aktor yang brilian. Ray McKinnon (sang creator) telah berhasil memberikan prespektif baru untuk drama televisi dengan sudut pandang yang lebih minimalis akan tetapi tetap efektif. Untuk sebuah drama series yang alurnya lambat, Rectify cukup entertaining. Menampilkan cerita lebih dalam dari setiap karakternya tanpa melupakan plot besar yang terjadi. Banyak momen kontemplatif dimana karakternya hanya diam dan ekspresi mukanya saja yang terlihat, dengan background cinematografi yang indah kita hampir lupa kalau ceritanya berlokasi di suburban Georgia. Berbicara tentang aktor-aktor dalam series ini, totalitas mereka untuk mendalami karakter membuat kita percaya bahwa itu adalah “mereka” bukan sekedar aktor yang memerankan sebuah karakter. Pertama tentu saja Daniel (Aden Young) orang yang belum pernah mendengar namanya pasti akan searching di internet. Siapa aktor dibalik karakter Daniel? kenapa kita tidak pernah mendengar nama Aden Young selama ini? dan untungnya kita bisa melihat penampilan briliantnya di Rectify.
Setelah menandatangani “plea deal” pada akhir season yang lalu, Jon (Luke Kirby) bertemu Amantha (Abigail Spencer), meyakinkannya untuk terus membantu Daniel. Amantha sangat marah dengan Daniel karena dia menerima penawaran dari pengadilan, hal itu membuktikan bahwa perjuangannya selama ini sia-sia. Usahanya untuk membersihkan nama Daniel dan nama keluarganya gagal karena Daniel memutuskan untuk berhenti berjuang dan menandatangani plea deal (penawaran untuk mengakui kalau dia pelaku pembunuhannya dan dipenjara selama 10 tahun kedepan) dari pengadilan, walaupun sebenarnya mereka masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi pada malam tragis itu. “He still has to live his life, so do we all” kata Amantha “Hoorah” semua orang harus melanjutkan hidupnya apapun keputusan yang diambil Daniel. Hal yang membuat keluarganya kuat menerima “cobaan” ini adalah dengan dibebaskannya Daniel dan dengan kejadian ini (penandatanganan plea deal) membuat kedekatan keluarganya menjadi retak. Daniel pulang ke rumah orang tuanya mendapati Ted Sr. / Ayah Tiri (Bruce McKinnon) sedang memperbaiki dapur rumah yang seharusnya Daniel kerjakan sendiri. Ted Sr. tahu apa yang dilakukan Daniel terhadap Teddy “Ted Jr” (Clayne Crawford), memintanya untuk tidak tinggal lagi di rumah dan menceritakan perbuatannya ke Janet / Ibunya (J. Smith-Cameron). Teddy sebenarnya sudah siap untuk melaporkan “penyerangannya” itu kepada Sheriff Carl (J.D. Evermore) tapi semuanya terlambat karena Daniel sudah menerima penawaran pengadilan. Pernikahan Teddy dan Tawney (Adelaide Clements) semakin bermasalah setelah Tawney keguguran dan Teddy beranggapan bahwa Daniel akan merebut istrinya. Mereka (Tawney dan Daniel) terlihat seperti memiliki “emotional affair” walaupun tidak secara fisik, diimata Teddy itu lebih buruk dibandingkan hanya perselingkuhan biasa. Sementara itu, Sheriff Carl kembali mempertanyakan apakah Daniel yang melakukan pembunuhan itu setelah ditemukan mayat George di sungai (George adalah teman Daniel yang diduga ada di tempat kejadian pada saat terjadi pembunuhan Hanna). Kecurigaan Sheriff Carl menjadi lebih besar terhadap kasus ini dan mencoba menyelidikinya tanpa persetujuan dari Senator Ronald (Michael O’Neill).
Pilot season 3 dibuka dengan sangat baik dan naratif. Kita bisa melihat kembali apa yang terjadi di season sebelumnya dan menjadi inti cerita di season yang baru ini. Interaksi setiap karakternya lebih baik dan dalam, membuat dinamika cerita menjadi sangat fresh dan unik walaupun sudah memasuki season ke-3. Karakter Teddy disini lebih dominan dan menguras emosi. Permasalahan rumah tangga dan keluarganya membuat dia tertekan (walaupun dia tidak menunjukannya) tapi kita bisa melihat itu terjadi. Penampilan Clayne Crawford sebagai Teddy sangat bagus di awal season ini dan kami akan menunggu apa yang akan terjadi dengan karakternya. Good Job!
Score : 8/10
Rectify, Season 3, Episode 1, TV Series, Sundance TV, Drama, Crime.

Berakhirnya season 2 masih meninggalkan banyak pertanyaan dan fakta baru untuk penonton setia Rectify. Kini season 3 telah hadir dengan episode yang lebih dalam dan menarik untuk diikuti. Banyak sekali yang bisa dibicarakan dalam series ini, sebuah tontonan yang sangat pintar, ditulis dengan rapih dan indah dengan didukung ensembel aktor-aktor yang brilian. Ray McKinnon (sang creator) telah berhasil memberikan prespektif baru untuk drama televisi dengan sudut pandang yang lebih minimalis namun tetap efektif. Untuk sebuah drama series yang alurnya lambat, Rectify cukup entertaining. Menampilkan cerita dari setiap karakternya tanpa melupakan plot besar yang terjadi. Banyak momen kontemplatif dimana karakternya hanya diam dan ekspresi mukanya saja yang terlihat, dengan background cinematografi yang indah kita hampir lupa kalau ceritanya berlokasi di suburban Georgia. Berbicara tentang aktor-aktor dalam series ini, totalitas mereka untuk mendalami karakter membuat kita percaya bahwa itu adalah “mereka” bukan sekedar aktor yang memerankan sebuah karakter. Pertama tentu saja Daniel (Aden Young) orang yang belum pernah mendengar namanya pasti akan searching di internet. Siapa aktor dibalik karakter Daniel? kenapa kita tidak pernah mendengar nama Aden Young selama ini? dan untungnya kita bisa melihat penampilan briliant Aden Young di Rectify.
Setelah menandatangani “plea deal” pada akhir season yang lalu, Jon (Luke Kirby) bertemu Amantha (Abigail Spencer), meyakinkannya untuk terus membantu Daniel. Amantha sangat marah karena Daniel menerima penawaran dari pengadilan, hal itu membuktikan bahwa perjuangannya selama ini sia-sia. Usahanya untuk membersihkan nama Daniel dan nama keluarganya gagal karena Daniel memutuskan untuk berhenti berjuang dan menandatangani plea deal (penawaran untuk mengakui kalau dia pelaku pembunuhannya dan dipenjara selama 10 tahun kedepan) dari pengadilan, walaupun sebenarnya mereka masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi pada malam tragis itu. “He still has to live his life, so do we all” kata Amantha “Hoorah” semua orang harus melanjutkan hidupnya apapun keputusan yang diambil Daniel. Hal yang membuat keluarganya kuat menerima “cobaan” ini adalah dengan dibebaskannya Daniel dan dengan plea deal ini membuat keluarganya menjadi retak. Daniel pulang ke rumah orang tuanya mendapati Ted Sr. / Ayah Tiri (Bruce McKinnon) sedang memperbaiki dapur rumah yang seharusnya Daniel kerjakan sendiri. Ted Sr. tahu apa yang dilakukan Daniel terhadap Teddy “Ted Jr.” (Clayne Crawford), memintanya untuk tidak tinggal lagi di rumah dan menceritakan perbuatannya ke Janet / Ibunya (J. Smith-Cameron). Teddy sebenarnya sudah siap untuk melaporkan “penyerangannya” itu kepada Sheriff Carl (J.D. Evermore) tapi semuanya terlambat karena Daniel sudah menerima penawaran pengadilan. Pernikahan Teddy dan Tawney (Adelaide Clements) semakin bermasalah setelah Tawney keguguran dan Teddy berasumsi bahwa Daniel akan merebut istrinya. Mereka (Tawney dan Daniel) terlihat seperti memiliki “emotional affair” walaupun tidak secara fisik, dimata Teddy itu lebih buruk dibandingkan hanya perselingkuhan biasa. Sementara itu, Sheriff Carl kembali mempertanyakan apakah Daniel yang melakukan pembunuhan itu setelah ditemukan mayat George di sungai (George adalah teman Daniel yang diduga ada di tempat kejadian pada saat terjadi pembunuhan Hanna). Kecurigaan Sheriff Carl menjadi lebih besar terhadap kasus ini dan mencoba menyelidikinya tanpa persetujuan dari Senator Ronald (Michael O’Neill).
Pilot season 3 dibuka dengan sangat baik dan naratif. Kita bisa melihat kembali apa yang terjadi di season sebelumnya dan masalah yang menjadi inti cerita di season baru ini. Interaksi setiap karakternya lebih baik dan dalam, membuat dinamika cerita menjadi sangat fresh dan unik walaupun sudah memasuki season ke-3. Karakter Teddy disini lebih dominan dan menguras emosi. Permasalahan rumah tangga dan keluarganya membuat dia tertekan (walaupun dia tidak menunjukannya) tapi kita bisa melihat itu terjadi. Penampilan Clayne Crawford sebagai Teddy sangat bagus di awal season ini dan kami akan menunggu apa yang akan terjadi dengan karakternya. Good Job!

Score : 8/10
link http://www.sundancechannelasia.com & https://www.facebook.com/SundanceAsia

Article Categories:
TV Series

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *