banner

Mencontek Dalam Gaya Heist Yang Seru – Review of “Bad Genius”

Written by
mm

Rumah produksi asal Thailand GDH, rupanya konsisten untuk menyuguhkan film yang berkualitas. Kali ini rilisan terbaru mereka adalah “Bad Genius” yang terinspirasi dari kisah nyata. Sutradara yang menggawangi film ini adalah Nattawut Poonpiriya, yang sebelumnya sukses menggarap film thrillerCountdown” (2012). Film terbarunya yang merupakan film keduanya ini, terinspirasi dari kisah nyata tentang kecurangan bocornya jawaban tes SAT skala internasional. “Bad Genius” rilis pertama kali di Thailand tanggal 3 Mei 2017 dan mendapat sambutan yang luar biasa, kemudian sempat merajai box office di negaranya selama dua minggu berturut-turut. Mengambil shooting di Bangkok dan Sydney-Australia, film ini digarap dengan sangat serius dan mempunyai durasi yang cukup panjang yaitu 130 menit. Selain itu, di skala internasional, film tersebut berhasil menyabet kategori Best Feature di New York Asia Film Festival 2017 dan Best Director di Fantasia International Film Festival 2017. Wonderful!

Lynn (Chutimon Chuengcharoensukying), adalah siswa SMA yang jenius namun punya perilaku yang dingin dan susah bergaul. Suatu hari, dia diterima di sekolah SMA favorit dengan biaya gratis karena dia termasuk murid pintar. Di sana dia berteman dengan Grace (Eisaya Hosuwan), siswa yang mengikuti ekstrakurikuler drama tapi tidak pintar dalam hal pelajaran. Grace berpacaran dengan Pat (Teeradon Supapupinyo), seorang siswa satu kelasnya yang kaya raya, namun juga tidak pintar dalam pelajaran. Pat menawarkan bisnis kepada Lynn, bisnis gelap yang membuat semua murid di kelasnya lulus dengan nilai sempurna. Bukan bisnis les privat, namun les mencontek dari Lynn, dan bisnisnya berhasil kemudian Lynn yang hidupnya pas-pasan menjadi punya uang tambahan dari bisnis itu. Muncullah Bank (Chanon Santinatornkul), murid pindahan yang menjadi rival Lynn. Tak kalah pintar dari Lynn, Bank mempunyai daya ingat tinggi yang menjadikan dia menjadi salah satu kandidat peraih beasiswa untuk kuliah. Pat menawarkan bisnis gelap lagi untuk Lynn, dan jumlahnya sangat besar, kali ini untuk mencontek jawaban STIC untuk masuk kuliah di Amerika. Lynn mau tidak mau meminta tolong bantuan Bank. Lantas, apakah Lynn berhasil? Dan apakah Bank juga bersedia membantunya?

Okay, here’s the review. Tema remaja memang sering diangkat menjadi film di Thailand, tapi sub-tema mencontek sepertinya baru diangkat di perfilman Thailand. Apakah dengan tema ini membuat film “Bad Genius” menjadi menarik? Jawabannya tentu saja SANGAT MENARIK. Jangan bayangkan film tema remaja yang menye-menye, penuh romantika, dan juga penuh dengan intrik SMA pada umumnya. Justru film ini dibuat layaknya tema heist yang menegangkan sekaligus seru. Poonpiriya berhasil mengarahkan film ini menjadi film yang diluar dugaan, bahkan penggambaran cara mereka mencontek pun dibuat semenegangkan mungkin.¬†Chutimon Chuengcharoensukying sebagai pemeran utama, berhasil mencuri perhatian, dan ini merupakan film pertamanya karena sebelumnya dia adalah fashion model di Thailand. Bahkan penampilan Chanon, Teeradon, dan Eisaya pun punya kharismanya tersendiri sekaligus menampilkan performance yang sangat bagus.

Rumah produksi asal Thailand GDH, rupanya konsisten untuk menyuguhkan film yang berkualitas. Kali ini rilisan terbaru mereka adalah "Bad Genius" yang terinspirasi dari kisah nyata. Sutradara yang menggawangi film ini adalah Nattawut Poonpiriya, yang sebelumnya sukses menggarap film thriller "Countdown" (2012). Film terbarunya yang merupakan film keduanya ini, terinspirasi dari kisah nyata tentang kecurangan bocornya jawaban tes SAT skala internasional. "Bad Genius" rilis pertama kali di Thailand tanggal 3 Mei 2017 dan mendapat sambutan yang luar biasa, kemudian sempat merajai box office di negaranya selama dua minggu berturut-turut. Mengambil shooting di Bangkok dan Sydney-Australia, film ini digarap dengan sangat serius dan mempunyai durasi yang cukup panjang yaitu 130 menit. Selain itu, di skala internasional, film tersebut berhasil menyabet kategori Best Feature di New York Asia Film Festival 2017 dan Best Director di Fantasia International Film Festival 2017. Wonderful! Lynn (Chutimon Chuengcharoensukying), adalah siswa SMA yang jenius namun punya perilaku yang dingin dan susah bergaul. Suatu hari, dia diterima di sekolah SMA favorit dengan biaya gratis karena dia termasuk murid pintar. Di sana dia berteman dengan Grace (Eisaya Hosuwan), siswa yang mengikuti ekstrakurikuler drama tapi tidak pintar dalam hal pelajaran. Grace berpacaran dengan Pat (Teeradon Supapupinyo), seorang siswa satu kelasnya yang kaya raya, namun juga tidak pintar dalam pelajaran. Pat menawarkan bisnis kepada Lynn, bisnis gelap yang membuat semua murid di kelasnya lulus dengan nilai sempurna. Bukan bisnis les privat, namun les mencontek dari Lynn, dan bisnisnya berhasil kemudian Lynn yang hidupnya pas-pasan menjadi punya uang tambahan dari bisnis itu. Muncullah Bank (Chanon Santinatornkul), murid pindahan yang menjadi rival Lynn. Tak kalah pintar dari Lynn, Bank mempunyai daya ingat tinggi yang menjadikan dia menjadi salah satu kandidat peraih beasiswa untuk kuliah. Pat menawarkan bisnis gelap lagi untuk Lynn, dan jumlahnya sangat besar, kali ini untuk mencontek jawaban STIC untuk masuk kuliah di Amerika. Lynn mau tidak mau meminta tolong bantuan Bank. Lantas, apakah Lynn berhasil? Dan apakah Bank juga bersedia membantunya? Okay, here's the review. Tema remaja memang sering diangkat menjadi film di Thailand, tapi sub-tema mencontek sepertinya baru diangkat di perfilman Thailand. Apakah dengan tema ini membuat film "Bad Genius" menjadi menarik? Jawabannya tentu saja SANGAT MENARIK. Jangan bayangkan film tema remaja yang menye-menye, penuh romantika, dan juga penuh dengan intrik SMA pada umumnya. Justru film ini dibuat layaknya tema heist yang menegangkan sekaligus seru. Poonpiriya berhasil mengarahkan film ini menjadi film yang diluar dugaan, bahkan penggambaran cara mereka mencontek pun dibuat semenegangkan mungkin. Chutimon Chuengcharoensukying sebagai pemeran utama, berhasil mencuri perhatian, dan ini merupakan film pertamanya karena sebelumnya dia adalah fashion model di Thailand. Bahkan penampilan Chanon, Teeradon, dan Eisaya pun punya kharismanya tersendiri sekaligus menampilkan performance yang sangat bagus.

Overview

Story
Cast
Productions

Must Watch!

Perpaduan drama, crime, dan heist yang sangat seru. Merupakan salah satu film Thailand yang wajib kamu saksikan di bioskop.

User Rating: 4.78 ( 2 votes)
89
Article Tags:
· · ·
Article Categories:
Review International

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *