banner

Europe On Screen 2017 – Review of “Brimstone”

Written by
mm

Serba serbi film Eropa di Europe On Screen 2017 membuat bingung untuk memilih mana yang harus diutamakan nonton. Karena, semua line-up tidak bisa dilewatkan begitu saja. Tapi, salah satu line-up utama yang tidak bisa dilewatkan begitu saja adalah “Brimstone“.
Film berbahasa Inggris pertama dari sutradara Belanda, Martin Koolhoven ini, sempat akan tayang di bioskop Indonesia tapi sayangnya tidak jadi ditayangkan karena tidak lolos sensor. Dan, sang sutradara juga hadir di pemutaran film ini (7/5). Jadi, film ini menjadi salah satu pilihan utama kami di Europe On Screen 2017.

Cerita film ini terdiri dalam 4 babak, dimana karakter sentral di film ini adalah Liz (Dakota Fanning), seorang wanita yang tidak bisa berbicara yang bekerja sebagai bidan di kota kecil. Liz membina keluarga kecilnya dengan satu suami, anak bungsu perempuannya Sam, & anak suaminya, Matthew. Ketika pergi ke gereja, ada pastur baru (Guy Pearce) yang memberikan ceramah. Dan Liz melihat pastur itu langsung merasa keluarganya ada dalam bahaya. Liz dikejar pastur itu untuk diberi hukuman atas kesalahan yang tidak dia perbuat. Namun, masa lalu Liz yang kelam membuat dia harus menghadapi kesadisan pastur itu di tiga babak berikutnya.

Okay, here’s the review. Drama 4 babak dari Koolhoven ini sungguh melelahkan. Melelahkan bukan dalam arti negatif, tapi melelahkan karena kita akan disuguhkan kesengsaraan sang tokoh sentral. Diceritakan bagaimana Liz sangat “berjuang” untuk menghindar dari kesadisan sang pastur bukan untuknya tapi lebih untuk anak kandungnya. Dalam 4 babak ini, ada dua babak yang menunjukkan flashback lalu flashback kembali, ini sangat efektif karena setiap detail yang ditampilkan menunjukkan bagaimana karakter tokoh sentral ini dibentuk. Dakota Fanning sukses memerankan Liz, tapi ada satu bintang muda, Emilia Jones, yang lebih sukses memerankan karakter sentral kedua (tidak akan kami sebutkan karena ini spoiler). Bahkan chemistry dengan Guy Pearce lebih berhasil ketimbang Dakota Fanning. Koolhoven letika datang di pemutaran film ini di Erasmus Huis Jakarta, menyebutkan senang sekali bisa bekerja sama dengan semua aktor di film ini. Dan dia juga senang pada akhirnya Indonesia bisa menyaksikkan “Brimstone” walaupun bukan di bioskop.

Serba serbi film Eropa di Europe On Screen 2017 membuat bingung untuk memilih mana yang harus diutamakan nonton. Karena, semua line-up tidak bisa dilewatkan begitu saja. Tapi, salah satu line-up utama yang tidak bisa dilewatkan begitu saja adalah "Brimstone". Film berbahasa Inggris pertama dari sutradara Belanda, Martin Koolhoven ini, sempat akan tayang di bioskop Indonesia tapi sayangnya tidak jadi ditayangkan karena tidak lolos sensor. Dan, sang sutradara juga hadir di pemutaran film ini (7/5). Jadi, film ini menjadi salah satu pilihan utama kami di Europe On Screen 2017. Cerita film ini terdiri dalam 4 babak, dimana karakter sentral di film ini adalah Liz (Dakota Fanning), seorang wanita yang tidak bisa berbicara yang bekerja sebagai bidan di kota kecil. Liz membina keluarga kecilnya dengan satu suami, anak bungsu perempuannya Sam, & anak suaminya, Matthew. Ketika pergi ke gereja, ada pastur baru (Guy Pearce) yang memberikan ceramah. Dan Liz melihat pastur itu langsung merasa keluarganya ada dalam bahaya. Liz dikejar pastur itu untuk diberi hukuman atas kesalahan yang tidak dia perbuat. Namun, masa lalu Liz yang kelam membuat dia harus menghadapi kesadisan pastur itu di tiga babak berikutnya. Okay, here's the review. Drama 4 babak dari Koolhoven ini sungguh melelahkan. Melelahkan bukan dalam arti negatif, tapi melelahkan karena kita akan disuguhkan kesengsaraan sang tokoh sentral. Diceritakan bagaimana Liz sangat "berjuang" untuk menghindar dari kesadisan sang pastur bukan untuknya tapi lebih untuk anak kandungnya. Dalam 4 babak ini, ada dua babak yang menunjukkan flashback lalu flashback kembali, ini sangat efektif karena setiap detail yang ditampilkan menunjukkan bagaimana karakter tokoh sentral ini dibentuk. Dakota Fanning sukses memerankan Liz, tapi ada satu bintang muda, Emilia Jones, yang lebih sukses memerankan karakter sentral kedua (tidak akan kami sebutkan karena ini spoiler). Bahkan chemistry dengan Guy Pearce lebih berhasil ketimbang Dakota Fanning. Koolhoven letika datang di pemutaran film ini di Erasmus Huis Jakarta, menyebutkan senang sekali bisa bekerja sama dengan semua aktor di film ini. Dan dia juga senang pada akhirnya Indonesia bisa menyaksikkan "Brimstone" walaupun bukan di bioskop.

Overview

Story
Cast
Productions

Score

Mungkin penonton awam akan benar-benar kelelahan menonton dari awal sampai akhir. Tapi, formula 4 babak dengan dua kali flashback ini sungguh efektif. Kit Harington biasa saja, tapi Carice Van Houten sekilas namun memikat.

User Rating: 4.6 ( 1 votes)
76
Article Categories:
Review International

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *