banner

Europe On Screen 2015 : Diversity & Creativity

Written by
mm

Sudah ke-15 kalinya festival film ini di selenggarakan di Indonesia, Festival Film Eropa merupakan kerjasama kedutaan besar budaya Eropa dan pusat kebudayaan Eropa yang ada di Indonesia yang pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 1990 kemudaian yang kedua pada tahun 1999 dan sejak tahun 2003 festival ini mulai diselenggarakan setiap tahunnya di bawah selogan “Europe on Screen”. Untuk Tahun ini Europe On Screen (EOS) 2015 akan memutar 62 film karya para sineas kenamaan asal Eropa. Mengutip kata dari Colin Crooks (Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia) mengatakan, “Saya berharap Europe On Screen 2015 dapat terus mempromosikan pemahaman antar budaya dan menjadi jembatan dari berbagai perbedaan baik itu dari kepercayaan, pandangan dan nilai ; sesuatu yang terasa semakin penting dengan adanya era globalisasi”, Pihak Uni Eropa berharap dengan adanya Europe On Screen kerjasama dalam seni dan kebudayaan dengan Indonesia dapat terbina dengan baik lagi.

Orlow Seunke (Direktur Festival Europe On Screen 2015) mengatakan, “Pada Europe On Screen 2015 ini kami menampilkan lagi film-film yang menarik, diantaranya terdapat dua film pemenang Academy Awards 2015 (Oscar) dan satu film pemenang festival di Cannes”. Ketiga film tersebut adalah “Ida” (2013) – pemenang piala Oscar 2015 untuk kategori Best Foreign Language Film, “Citizen Four” (2014) – pemenang piala Oscar 2015 untuk kategori Best Documentary Feature, dan yang terakhir “Winter Sleep” (2014) – pemenang festifal film Cannes 2014 Palme d’Or. Pada malam pembukaan festival EOS 2015 akan menampilkan Film “The 100 Years Olh Man Who Climbed Out The Window and Disappeared”, film komedi asal Swedia produksi tahun 2013 karya sutradara Felix Herngren dan pada malam Penutupan akan menampilkan film “Life’s A Breeze”, film komedi asal Irlandia produksi tahun 2013 karya sutradara Lance Daly.

Pada festival kali ini pihak penyelenggara juga akan menampilkan enam film dalam segment anak-anak, dan delapan film yang akan diputar dalam format layar tancap. Film-film ini semuanya telah di subtitlr dalam bahasa Indonesia dan terbuka untuk umum. Sudah empat tahun Europe On Screen menampilkan kreatifitas Indonesia dan mempromosikan bakat dan visi kreatif dari para sutradara Indonesia. Europe On Screen tahun ini menyelenggarakan kompetisi film pendek yang ke-5 submission berlangsung dari Januari hingga Maret 2015, dari 267 film pendek terpilih sembilan finalis yang akan diputar pada festival, yaitu :
“On The Way” – sutradara Jeihan Angga.
“Biggu Buddy” – sutradara Ruben Adriano.
“Bomb” – sutradara Esa Hari Akbar.
“Iblis Jalanan” – sutradara Salman Farizi.
“Lemantun” – sutradara Wregas Bhanu Teja.
“Kitik” – sutradara Nathania Devita Pelawi.
“Ketika Umur Saya 40, Sekian” – sutradara Nadya Ratu Santoso.
“Iman” – sutradara Nurul Ibrahim.
“Friend” – sutradara Yandy Laurens.

Europe On Screen 2015 akan berlangsung dari tanggal 1 – 10 Mei 2015 di enam kota di Indonesia : Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan Surabaya dan Yogyakarta. Di Jakarta sendiri diadakan di Erasmus Huis, Goethe Haus, IFI, Taman Kodok, LSPR, Bintaro Xchange dan UMN.

Article Categories:
Features

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *